“ Philosophy is for those who are willing to be disturbed with a creative disturbance……Philosophy is for those who still have the capacity to WONDER….”
( Philosophy an introduction to the Art of Wondering by James L. Christian, prelude. )
Filsafat manusia menanyakan pertanyaan krusial tentang dirinya sendiri dan secara bertahap memberi jawaban bagi diri sendiri. Memikirkan tentang asal-usul kehidupan manusia (origin of human life), hakikat hidup manusia (the nature of human life), dan realitas eksistensi manusia.
Manusia adalah makhluk yang mampu dan wajib (sampai tingkat tertentu) menyelidiki arti yang dalam dari “yang ada”. Kita sebagai manusia bertanggung jawab pada diri kita sendiri.
Mempelajari filsafat manusia adalah hal yang relevan. Kenapa? Karena manusia itu dinamis, misteri dan paradoksal. Dengan bertanya manusia mewujudkan hakikat kemanusiaannya dan membuat manusia kebih mampu memahami diri sendiri.
Sebagai bagian dari filsafat, cara kerja filsafat manusia juga sama dengan filsafat pada umumnya. Yaitu: refleksi, analisa transendental dan sintesa. Juga: ekstensif, intensif dan kritis.
Berikut adalah hal-hal yang dibahas dalam filsafat manusia:
- Mencari kekhasan manusia
- Manusia sebagai “ada-di-dunia”
- Evolusi
- Antarsubyektivitas (sosialitas manusia)
- Manusia sebagai eksistensi bertubuh
- Transendensi
- Manusia sebagai roh
- Pengetahuan manusia
- Kebebasan
- Kesejarahan/historisitas
- Kebudayaan, sains dan teknologi
- Dimensi antropologis dari pekerjaan
- Manusia sebagai pribadi/persona
- Kematian dan harapan
Sumber: Diambil dari slide powerpoint bahan kuliah tanggal 22 September 2014
Singkat padat jelas... i like it ^^ 90 dr gw ya novvv >u<
ReplyDeleteyayyy, thanks ya jehaa. hehe :D
ReplyDeletesingkat padet jelas tapi gampang dimengerti hahaha nice post nov ! 93 :)
ReplyDelete